ULP Siap Buka-Bukaan Data Atas Kasus Lelang DAK Rp96 Miliar

Foto : Ilustrasi Dokumen Lelang DAK Rp96 Miliar.

Foto : Ilustrasi
Dokumen Lelang DAK Rp96 Miliar.

KEJAKSAN – Terkait pemeriksaan oleh pihak kepolisian terhadap beberapa pihak, atas laporan pencatutan nama tenaga ahli PT Wijaya Karya Utama, Rahmat Kamaru ST MT oleh pemenang lelang DAK Rp96 miliar diakui Kepala ULP. Namun demikian, ULP akan buka-bukaan terkait dengan pemeriksaan data yang diminta oleh kepolisian sesuai dengan aturan dan prosedur yang ada. Hal ini agar jelas, siapa yang salah dan benar.

Kepala ULP Kota Cirebon, H Abdul Haris kepada Cirebonpos mengungkapkan, proses hukum lelang DAK Rp96 miliar lagi berjalan. Dan teman-teman polresta sedang mengumpulkan data-data atas laporan kasus ini. Dan dirinya mengaku memerintahkan Pokja untuk memebuka semua data-data yang diperlukan oleh kepolisian. Kemarin sudah di buka data tersebut oleh Pokja. Dan nanti data yang ada di Polresta akan disamakan dengan data yang di Pokja apakah terjadi kekeliruan atau tidak. Persoalan ini kan bermainnya dengan data, jadi teman Pokja di periksa oleh kepolisian dengan membawa data yang nantinya akan dicocokkan. Adapun prosesnya, kata dia, akan berlanjut terus. Data-data lagi di buka ulang yang menjadi topik permasalahan. Pihaknya mengaku akan membuka sejelas-jelasnya data proses lelang DAK Rp 96 miliar itu. Karena itu kan dokumen negara dan yang berhak membuka itu penyidik dari kepolisian agar terlihat jelas. Kemudian, kata dia, pihak Pokja ikuti aturan main yang di sampaikan oleh kepolisian. Dan pokja harus kooperatif terhadap pemeriksaan ini. Dan jangan sampai ada hambatan sedikit pun, pihaknya kembali akan membuka seluas-luasnya biar cepet diketahui siapa yang benar dan salahnya.

“Ini kan soal data-data, ya kita buka seluas-luasnya sesuai aturan yang ada. Biar ini ketahuan siapa yang benar siapa yang salah kan,” ungkapnya.

Selain adanya laporan pencatutan nama tenaga ahli oleh pemenang lelang DAK Rp96 miliar di Dapil Kesambi-Pekalipan (2) ke kepolisian. Hasil lelang DAK Dapil Harjamukti (1) juga sudah resmi dilaporkan ke PTUN Bandung atas kejanggalan SKA pemenang lelangnya. (CP-06)

Be the first to comment on "ULP Siap Buka-Bukaan Data Atas Kasus Lelang DAK Rp96 Miliar"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*