Tagih Bukti PT Inti, Forum Pedagang Pasar Kanoman Kirimkan Surat ke Walikota

Foto : CP-06
Ketua Forum Pedagang Pasar Kanoman, Paulus Mulyanto.

KEJAKSAN – Pembangunan pasar darurat yang dianggap sudah tidak ada kendala, nampaknya akan menimbulkan persoalan baru. Pasalnya, ada persyaratan yang diajukan oleh warga pemilik rumah toko (Ruko) disepanjang jalan Winaon, Kanoman, Pecinan, dan Lemahwungkuk. Perwakilan pedagang Ruko secara resmi mengirimkan surat ke Walikota dan DPRD agar janji yang sudah disampaikan perwakilan PT Inti Utama Raya untuk menunjukan perizinan dan tanggung jawabnya bisa segera dipenuhi.

Ketua Forum Pedagang Pasar Kanoman, Paulus Mulyanto kepada Cirebonpos, Senin (18/9) mengungkapkan, kalau memang terpaksa harus pasar darurat disepanjang jalan Winaon, Kanoman, Pecinan, dan Lemahwungkuk, asalkan syarat yang kemarin bisa terpenuhi oleh PT Inti Utama Raya, silahkan. Seperti legal formal perijinan revitalisasi pasar maupun pembangunan pasar darurat, kajian-kajian untuk pembangunan pasar darurat, dan hitam diatas putih pertanggung jawaban dari PT Inti.

“PT Inti Utama Raya harus bertanggung jawab atas apa-apa yang nanti terjadi dilapangan, jangan sampai cuci tangan. Kalau 3 ini sudah dipenuhi akan jelas siapa yang bertanggung jawab,” ungkapnya.

Paulus menyebutkan, pihaknya meminta draft perijinan yang sudah ditempuh oleh PT Inti sejak terakhir rapat kemarin, sampai dengan sekarang belum diberikan kepadanya. Pihaknya merasa kecewa dengan sikap Perumda Pasar dan PT Inti Utama Raya.

“Saya sangat menyayangkan sikap yang ditunjukan Perumda Pasar dan PT Inti yang tidak ada keterbukaan,” ujarnya.

Masih kata Paulus, pihaknya secara normal sudah memberikan surat permohonan permintaan perijinan yang sudah ditempuh. Hal ini merupakan itikad baik dari warga. Ketika pihaknya sudah beritikad baik, tetapi tidak bisa terpenuhi, mungkin akan ada hal lain yang akan terjadi.

“Semua tergantung akan dibawa kemana jika memang tidak ada keterbukaan terkait perijinan yang tidak terbuka kepada warga,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Warga Ruko disepanjang Jalan Lemahwungkuk, Budi mengatakan, pembangunan pasar darurat akan membawa persoalan-persoalan baru. Pasalnya, kata dia, ketika pasar darurat di bangun dan jadi, banyak pihak yang membutuhkan lahan parkir yang tidak terlalu jauh dari tempatnya. Seperti di area jalan Lemahwungkuk terdapat SD Pengampon, Gereja, TK yang membutuhkan lahan parkir.

“Banyak hal yang perlu di pikirkan pasar darurat ini. Agar tidak merugikan semua pihak,” tuturnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Tagih Bukti PT Inti, Forum Pedagang Pasar Kanoman Kirimkan Surat ke Walikota"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*