Soal Rekomendasi Kalinga, Sofyan dan Yon Tuding Gerindra Tak Transparan

Foto : CP-02
MINTA TRANSPARANSI. Calon yang tak direkomendasi, Sofyan dan Yon Haryono pertanyakan transparansi Gerindra soal rekomendasi, Jumat (12/1).

CIREBON – Proses turunya rekomendasi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Cirebon dari Partai Gerindra beberapa waktu yang lalu menimbulkan polemik, khususnya bagi setiap bakal calon DPC Gerindra. Salah satunya Sofyan dan Yon Haryono yang mempertanyakan transparansi tim pencalonan di DPC Gerindra yang merekomendasikan Kalinga di Pilkada Cirebon. Pasalnya, keluarnya rekomendasi hingga saat ini belum ada penjelasan apapun dari DPC Gerindra.

Seperti apa yang disampaikan oleh Yon Haryono dalam konferensi pers, Jum’at (12/1), kinerja DPC Gerindra yang dianggap menutup informasi atas keluarnya rekomendaai. Dimana, Yon sapaan akrabnya, hingga saat ini belum menerima pemberitahuan terkait dengan rekomendasi dari partai berlambang kepala Nurung Garuda itu sampai dengan saat ini.

“Saya ingin ada kejelasan kalau memang saya tidak dapat rekom, ya ada pemberitahuan secara lisan atau pun dalam bentuk surat. Saya ingin mengatakan berterima kasih kepada tim yang telah semangat rela berkorban. Namun pada akhirnya tidak dapat memberikan penjelasan,” ungkapnya.

Dirinya juga mengaku,  tidak ingin menolak rekomendasi yang telah diterima okeh Kalinga. Pasalnya, menurutnya itu adalah sebuah bentuk keputusan dari Gerindra. Selanjutnya, dirinya menyerahkan kepada tim dalam mengambil sikap politik ke depannya, atas kinerja DPC Gerinddra dianggapnya kurang baik. Akan tetapi, dirinya akan tetap menunggu kejelasan dari DPC Gerindra terkait dengan transparansi pemberian rekomendasi di Pilkada.

“Kami bersama tim akan memikirkan ulang terkait dengan adanya persoalan ini. Tapi, kami pun akan memberikan dukungan kepada calon yang sudah mendapatkan rekomendasi. Selanjutnya, kami akan membuat mosi tidak percaya terhadap DPC Gerindra,” tuturnya.

Ditempat yang sama, menurut bakal calon yang juga berasal dari Gerindra yang turut hadir dalam acara tersebut, Sofyan  menuturkan, dalam pemberian rekomendasi DPC Gerindra tidak memberikan kejelasan kepada bakal calon lainnya yang sebelumnya mencalonkan diri melalui Gerindra. Dirinya pun menceritakan proses kronologis pencalonan di internal Gerindra, dimana pada tanggal 15 Desember masuk dalam pendalaman pencalonan yang di ikuti oleh dirinya, Kalinga, Yon Haryono, Nasihin dan Luthfi. Dimana sebelumnya  pada tanggal 23 Agustus masuk dalam fit and propertest bagi setiap calon yang kemudian masuk dalam survei.

“Jelas, ini adanya ketidak adilan dari jajaran DPC. Karena tidak adanya bentuk transparansi dari DPC dengan tidak diberikannya hak informasi terkait rekomendasi yang diberikan secara sembunyi-sembuyi itu,” tandasnya. (CP-02)

Be the first to comment on "Soal Rekomendasi Kalinga, Sofyan dan Yon Tuding Gerindra Tak Transparan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*