Sindir Perhatian Pemerintah, Para Seniman Gelar Protes Lewat Penggalangan Dana

KESAMBI – Sekelompok seniman Cirebon melakukan pagelaran aksi seni di perempatan lampu merah Pemuda untuk melakukan penggalangan dana untuk acara seniman pada tanggal 20 Nopember mendatang dengan tema Jaga Kali Festival Kuningan. Hal itu sebagai bentuk protes para seniman atas sikap pemerintah yang kurang berpihak pada seni dan budaya.

Meskipun tepat pada hari ini adalah hari pahlawan nasional, namun, disisi lain mereka menganggap bila bangsa ini belum merdeka secara utuh. Dimana seniman-seniman masih harus berjuang secara penuh mempertahankan budaya tanpa adanya perhatian dari pemerintah untuk mendukung disetiap acara gelaran para seniman. Pada kesempatan itu mereka mempromosikan kesenian dan mengajak bersama-sama menjaga kebudayaan dan seni yang ada. Pasalnya, Cirebon mempunyai budaya yang begitu banyak dan sudah seharusnya masyarakat pun menjaga dengan baik.

“Penggalangan dana ini melibatkan beberapa seniman yang tersebar di beberap titik seperti dijalanan dan kafe meskipun dengan cara yang berbeda,” ujar Bustomi, salah satu seniman yang ditemui di perempatan lampu merah Pemuda, Jum’at (10/11).

Atas aksinya tersebut, mereka berharap adanya bentuk perhatian dari pemerintah daerah. Pasalnya, selama ini belum ada kejelasan yang diberikan oleh pemerintaj kepada para seniman yang ada. Dari setiap seniman yang hendak menggelar acara selalu dilakukan sendiri. Maka dari itu, mau tidak mau seniman harus turun ke jalan untuk menggelar kesenian dan juga menggalang dana bagi acara yang akan dipentaskan.

“Bertepatan hari pahlawan, maka kami akan berjuang sepenuh hati untuk terus memperkenalkan budaya Cirebon bagi masyarakat luas. Agar budaya tidak dilupakan dan menjadi sejarah yang dilupakan oleh masyarakat,” ujarnya. (CP-02)

Be the first to comment on "Sindir Perhatian Pemerintah, Para Seniman Gelar Protes Lewat Penggalangan Dana"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*