Sekolah Lain Belum Siap, Disdik Akui Baru 2 SMPN yang Siap Gelar UNBK

KESAMBI – Bantuan sarana komputer, server, dan jaringan yang didapat oleh beberapa SMPN di Kota Cirebon dari pemerintah pusat, membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon mendorong seluruh SMP Negeri untuk menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Meskipun diakui hanya SMPN 7 dan 8 saja yang siap menjalankan UNBK, sementara sisanya masih belum siap.

Atas hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Diksar Disdik Kota Cirebon, Muhammad UU Suhaemi mengungkapkan, persoalan SMP Negeri belum bisa menyelenggarakan UNBK, lantaran sarpras komputer, jaringan dan server belum memadai. Sehingga mayoritas sekolah itu menyelenggarakan Ujian Nasional Pensil Kertas seperti tahun lalu.

“Ya, kami mendorong semua sekolah untuk menyelenggarakan UNBK. Apalagi ada empat sekolah yang telah mendapatkan bantuan komputer dari pemerintah pusat,” kata Suhaemi kepada Cirebonpos saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/12).

Suhaemi menyebutkan, empat sekolah yang mendapatkan sumbangan sekitar 21 unit komputer, server dan jaringan, yaitu SMPN 4, SMPN 7, SMPN 8 dan SMPN 14. Dari empat sekolah yang telah mendapatkan bantuan sarpras dari pemerintah pusat itu kemungkinan ada dua sekolah yang bisa menggelar UNBK mandiri, yaitu SMPN 7 dan SMPN 8.

“SMPN 7 dan SMPN 8 katanya sudah siap, karena telah membangun jaringan sendiri selain bantuan dari pusat juga dilengkapi melalui biaya komite, melalui sumbangan atau peminjaman laptop yang dimiliki orang tua murid,” jelasnya.

Pihaknya mendorong sekolah agar bisa menggali partisipasi masyarakat atau perusahaan melalui  komite sekolah. Menurutnya hal itu diperbolehkan karena sesuai dengan  Permendikbud nomor 75 tahun 2016 tentang revitalisasi komite sekolah yang memperbolehkan komite untuk menggalakkan bantuan dari partisipasi masyarakat dan juga perusahaan.

“Kalau untuk orang tua yang gak mampu jangan diminta, tapi dibebaskan agar tak memberikan sumbangan,” ujarnya.

Saat disinggung terkait pernyataan Ketua Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan (BP3) Wilayah V Jabar yang siap membantu ketika SMP mau melaksanakan UNBK dengan meminjam sarpras SMK/SMA setempat, dirinya sudah memberitahukan informasi tersebut kepada semua sekolah ketika rapat koordinasi persiapan UNBK di SMPN 6 dua minggu yang lalu.

“Persoalannya adalah terkadang kepercayaan murid berkurang, karena bukan sekolah tempat dia belajar apalagi persediaan komputer kurang yang di SMA/SMK dengan jumlah murid SMPN,” ucapnya.

Dirinya berharap kepada Pemerintah Kota Cirebon agar memberikan anggaran untuk pengadaan sarpras komputer, server dan jaringan secara bertahap. Sehingga setiap tahunnya SMPN bisa bertambah dalam menggelar UNBK. (CP-06)

Be the first to comment on "Sekolah Lain Belum Siap, Disdik Akui Baru 2 SMPN yang Siap Gelar UNBK"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*