Sekda: Wajar PPHP Kerjanya Lambat, Karena Banyak yang Dinilai

Foto : CP-02
Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Drs H Asep Dedi MSi.

KEJAKSAN – Terkait dengan kinerja Panitia Penilai Hasil Pekerjaan (PPHP) DPUPR atas DAK Rp96 miliar yang masih belum selesai di Dapil I Kecamatan Harjamukti, menurut Sekretaris Daerah, tidak menjadi masalah. Asalkan tidak ada intervensi dan kerjanya sesuai dengan penilaian yang ada. Pasalnya, PPHP bekerja dengan hati-hati dan teliti serta objeknya sangat luas. Jadi wajar jika kerjanya agak lamban.

Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Asep Dedi kepada Cirebonpos, Selasa (17/4) mengungkapkan, pekerjaan yang dilakukan oleh PPHP memang sangat luas. Dimana, kata dia, dapil I saja masih belum selesai penilaiannya karena objek dan luasan area yang diperbaikinya sangat banyak. Jadi, lanjut dia, wajar saja mereka belum selesai pada stau dapil. Ketelitian sangat dibutuhkan oleh PPHP, penilaian dipercepat sebenarnya bisa, akan tetapi, kata dia, hasilnya tidak akan maksimal.

“Lebih baik hati-hati serta terlambat dalam menilai agar hasilnya bisa dipertanggung jawabkan. Sehingga penilaian bisa objektif sesuai dilapangan,” ungkapnya.

Banyaknya aksi unjuk rasa soal pekerjaan DAK Rp96 miliar beberapa waktu yang lalu, dirinya menyikapi bahwa PPHP bekerja secara maksimal dan bisa mempertanggu jawabkan dengan resiko jabatan dan sebagainya. PPHP akan bekerja dengan benar dan tidak akan di intervensi oleh siapapun. PPHP bekerja sampai dengan selesai.

“Parameter penilaian antara BPK dan PPHP kan sama, sehingga pada akhirnya hasilnya akan tidak jauh beda. Namun, tetap kita berpedoman terhadap BPK,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Sekda: Wajar PPHP Kerjanya Lambat, Karena Banyak yang Dinilai"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*