Satpol PP, Polisi dan Almanar Grebeg Gudang Miras

Foto : CP-06 DIGREBEG. Gudang miras yang simpan ribuan botol digrebeg Satpol PP, Polisi dan Almanar di Pegambiran, Selasa (10/1).

Foto : CP-06
DIGREBEG. Gudang miras yang simpan ribuan botol digrebeg Satpol PP, Polisi dan Almanar di Pegambiran, Selasa (10/1).

LEMAHWUNGKUK – Ribuan ┬áminuman beralkohol disita dari sebuah rumah tertutup oleh anggota Satpol PP, Polres Cirebon Kota, serta ormas Isam Almanar yang beralamat di RT 01 RW 08 Karanganom Kelurahan Pegambiran Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon. Bahkan, para petugas sampai lompat pagar rumah tersebut. Padahal jelas-jelas minuman beralkohol tidak boleh dikonsumsi, apalagi diedarkan sesuai dengan Perda Nomor 4 Tahun 2013 jelas melanggar. Meskipun sangat disayangkan hanya sebatas sanksi administrasi semata hukumannya.

Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Andi Armawan kepada Cirebonpos, Selasa (10/1) menjelaskan, bahwa rumah tersebut di grebeg setelah adanya laporan masyarakat. Dari laporan masyarakat tersebut, kata dia, diketahui ada sebuah mobil yang tengah bongkar diduga minuman beralkohol di sebuah rumah kosong. Setelah mendapat laporan tersebut, pihaknya bersama kepolisian, ormas islam almanar, dan warga langsung menggrebeg rumah yang dimaksud. Awalnya, kata Andi, petugas kesulitan masuk ke dalam rumah karena pintu pagar yang terkunci. Sehingga petugas pun harus melompati pagar untuk bisa masuk ke rumah yang kondisinya kosong tersebut.

Di dalam rumah, lanjut Andi, mulai ruang tengah, dapur, dua kamar dan ruang tamu ditemukan ratusan tumpukan dus berisi minuman beralkohol berbagai jenis. Selain itu, ada juga sebuah mobil dengan nopol E 1171 LD yang terparkir di halaman rumah dan ditemukan 20 dus minuman beralkohol yang diduga siap untuk disalurkan. Di dalam mobil ditemukan delivery order (DO) pengiriman dari pabrik ke seseorang atas nama Aceng di Cirebon. Sedangkan di dapur ditemukan nama-nama yang diduga pemesan minuman beralkohol. Diduga juga sebelumnya di rumah tersebut ada penjaganya, hanya saja sudah kabur melalui pintu belakang melihat banyaknya petugas Satpol PP yang masuk ke rumah tersebut. Ini bisa dilihat dari televisi yang masih menyala, kopi yang masih hangat dan minuman yang masih dingin di dalam rumah tersebut. Ratusan dus dan dua buah mobil pun segera diamankan sebagai barang bukti penyelidikan. Pihaknya mengaku jika nama penerima yang ada pada Delivery Order tersebut sudah berkali-kali terjerat dengan masalah yang sama.

“Padahal sudah berkali-kali disidangkan di pengadilan. Namun ternyata tak kunjung kapok karena hanya mendapatkan sanksi administrasi. Kami akan segera melakukan procedural penyidikan, agar kasus ini bisa secepatnya P21 atau melengkapi berkas. Sehingga kasus ini bisa secepatnya naik ke pengadilan. Jika sudah naik di pengadilan, kami berharap agar pengadilan memberikan hukuman seberat-beratnya mengingat nama penerima pengiriman minuman beralkohol tersebut sudah berkali-kali mengedarkan minuman terlarang di Kota Cirebon,” ungkapnya.

Seperti kita ketahui, kata Andi, Kota Cirebon memiliki Peraturan Daerah (Perda) No 4 tahun 2013 yang melarang, menyimpan, dan mengedarkan minuman beralkohol di seluruh wilayah Kota Cirebon. Ini berarti Kota Cirebon sudah bebas dari peredaran minuman beralkohol di semua titik. Kalau ada, maka bisa dijerat melalui perda dengan ancaman pidana kurungan maksimal 6 bulan penjara.

Sementara itu, Ketua Ormas Islam Almanar, Andi Mulya mengatakan, pihaknya mendapat laporan bahwa di rumah ini sedang ada bongkaran minuman keras. Pihaknya dengan Satpol PP dan kepolisian langsung melakukan penggerebekan. Hasil temuannya ribuan minuman keras dengan pemiliknya Aceng yang sudah beberapa kali di sidang dan dia tidak kapok-kapok.

“Ini sangat merusak generasi muda Kota Cirebon. Aceng ini sudah lama beroperasi dan harus segera di tindak keras,” ujarnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Satpol PP, Polisi dan Almanar Grebeg Gudang Miras"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*