Restoran Tolak Pemasangan Taiping Box, Ketua DPRD: Harus Tegas, Segera Cabut Izin Usahanya

Foto : CP-02
Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno SIP MSi.

KEJAKSAN – Pemasangan Taiping Box untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cirebon, nampaknya belum berjalan secara maksimal. Pasalnya, ada beberapa restaoran yang menolak pemasangan Taiping Box. Meskipun Badan Keuangan Daerah sebelumnya mengakui ada peningkatan PAD pasca pemasangan 14 Taiping Box disejumlah rumah makan, tempat hiburan, dan sebagainya. Faktanya, masih ada beberapa rumah makan, meski dipasang Taiping Box, namun tidak digunakan. Atas hal tersebut, Ketua DPRD meminta agar Pemkot Cirebon memberikan sanksi tegas, bila perlu cabut izin usahanya.

Ketua DPRD Kota  irebon, Edi Suripno kepada Cirebonpos, Kamis (28/9) mengungkapkan, di sejumlah rumah makan memang sudah di pasang taiping box. Dimana, kata dia, sudah ada 14 taiping box yang dipasang. Akan tetapi, lanjut dia, bagi restoran hotel, ataupun rumah makan yang sudah terpasang taiping box, mereka tidak punya hak untuk menolak ataupun tidak menggunakan taiping box. Dirinya meminta, kepada pemerintah kota cirebon untuk memberikan peringatan atau tempat mereka ditempelkan pemberitahuan.

“Hal itu biar ada sanksi publik kepada mereka yang masih enggan menggunakan taiping box,” ungkapnya

Masih kata Edi, kalau sudah dipasang peringatan dan sebagainya, kemudian mereka tidak merespon,  maka Pemerintah Kota Cirebon harus segera mencabut atau dihentikan ijin usahanya. Ketegasan, kata Edi, sangat diperlukan demi pembangunan kota cirebon menjadi lebih baik. Edi menyakini ketegasan tersebut akan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat.

“Ketegasan sangat diperlukan sehingga para pengusaha bisa taat untuk memberikan kontribusi kepada kota cirebon,” ujarnya

Edi menyebutkan, dengan 14 taiping box menjadi permulaan. Oleh karena itu, kata dia, hak mereka berusaha dan kewajiban kepada pemerintah harus dipenuhi. Dan kedepan, objek-objek wajib pajak semua akan dipasang taiping box, kalau semua jalan dengan baik pendapatan yang akan diperoleh untuk Kota Cirebon akan sangat signifikan.

“Taiping box merupakan alat kejujuran, dan keberanian pemerintah daerah mengambil tindakan tegas kepada mereka yang tidak menggunakan taiping box,” paparnya.

Kemudian, lanjut Edi, kemajuan menggunakan aiping box ini, terkait dengan sistem, sumberdaya pengawasannya, dan alat. Ketika alat ada kemudian sistem bagus dan pengawasannya baik, lanjut Edi, harus benar-benar digunakan dengan baik alat yang sudah difasilitasi tersebut. (CP-06)

Be the first to comment on "Restoran Tolak Pemasangan Taiping Box, Ketua DPRD: Harus Tegas, Segera Cabut Izin Usahanya"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*