PNS Selingkuh Bisa Dipecat Jika Terbukti dan Merugikan (2)

Foto : Ilustrasi Perselingkuhan.

Foto : Ilustrasi
Perselingkuhan.

BANYAK orang mengidamkan menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS). Bahkan tak sedikit yang berani sampai “menyogok” hingga ratusan juta agar bisa mengenakan seragam coklat dan lencana Korpri tersebut. Namun tak sedikit orang yang sudah jadi PNS namun ia malah melalaikan tugasnya. 

Apalagi ia meninggalkan tugas untuk melakukan sesuatu yang terlarang dan jauh dari terpuji di jam kerja

Ini sebagaimana yang dilakukan Malena (bukan nama sebenarnya) salah satu PNS di Kota Cirebon bersama Don Juan seorang pejabat di “Kota Tilang”–julukan baru Cirebon ini akibat ulah oknum Polisi yang obral surat tilang. Mereka dapat dengan mudah meninggalkan tugas untuk sebuah “kencan rahasia” di siang bolong. Boleh jadi Sang Don Juan tak pernah menyangka bahwa Malena adalah mantan selingkuhan anak buahnya. 

Namun seperti bunyi dalam sebuah nasehat bijak tentang kesia-siaan bahwa hal yang percuma ialah menasehati orang yang tengah jatuh cinta. Apalagi “cinta gila” seperti yang dilakoni Don Juan dan Malena. Rasanya bagaimana keduanya mengelabui rekan-rekan sejawat termasuk atasan adalah sesuatu yang sangat mereka kuasai. Memang benar, sumber alasan tidak pernah akan habis selama udara masih memberikan nafas serta air masih memancar dari bumi ya selama itu pula.

Namun bagi pejabat di lingkungan PNS apalagi yang memegang anggaran cukup besar maka tak ubahnya ia seperti menjadi “raja kecil.” Soal gaji PNS ya semua sudah diatur demikian juga dengan penghasilan dari banyak sumber.

 

Atas kelakuan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berbuat selingkuh, Kepala BKD Kota Cirebon, Anwar Sanusi mengungkapkan, tidak dipungkiri hal itu memang banyak di lakukan oleh PNS-PNS di Kota Cirebon ini. Dari mulai kasus penipuan, sering tidak berangkat kerja sampai perselingkuhan. Dan tahun 2015 kemarin, kata dia, memang banyak kasus perselingkuhan, bahkan ada juga yang berlanjut sampai tahun ini yang masih juga belum selesai.

“Untuk hukumannya seperti apa terhadap kasus perselingkuhan, memang tergantung seberapa besar masalahnya,” ujarnya.

Misal kata Anwar, kasus penipuan, itu sudah masuk ranah kepolisian karena sudah masuk tindakan kriminal dan mungkin saja bisa di pecat sebagai PNS nya. Kemudian kasus bolos tidak pernah berangkat kerja tanpa alasan, itu hukumannya biasa di turunkan jabatannya menjadi staff biasa sampai penurunan golongan nya. Dan untuk kasus perselingkuhan yang mengakibatkan kerugian bagi orang di sekitarnya, kami lihat dahulu bukti-buktinya.

“Jika memang benar terbukti seorang PNS melakukan perselingkuhan dan merugikan orang disekitarnya. Maka akan segera di tindak lanjuti bahkan bisa sampai pemecatan,” ungkapnya. (Cirebonpos)

Be the first to comment on "PNS Selingkuh Bisa Dipecat Jika Terbukti dan Merugikan (2)"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*