Pilih Netral, Ketua DPD Gerindra Pastikan Tetap Bersama Koalisi Umat

Foto : CP-06
Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, H Mulyadi

KEJAKSAN – Koalisi Umat (Gerindra, PKS, dan PAN)  yang gagal mengikuti kontestasi Pilkada 2018 di Kota Cirebon menjadi catatan khusus baik ditingkat DPW, DPD dan DPP masing-masing partai. Pasalnya, ada perbedaan pekomendasi antar partai yang membuat PKS memilih untuk Abstain atau tidak mengeluarkan Rekomendasi. Namun, DPD Partai Gerindra Jawa Barat menghormati keputusan DPW dan DPP PKS. Atas kondisi tersebut, DPD Gerindra memastikan tetap bersama Koalisi Umat di Pilkada Cirebon dan tidak ke Azis-Eti maupun Bamunas-Edo.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulyadi menjelaskan, Partai Gerindra berkomitmen untuk merespon keinginan umat dengan bergabung di Koalisi Umat. Hal tersebut dibuktikan dengan rekomendasi yang pertama untuk Dede Muharam dengan Karso. Akan tetapi, kata dia, setelah itu diterbitkan, Dede Muharam yang merupakan aktivis di 212 dan ikut penjaringan di Gerindra. Dan buat pihaknya, Dede Muharam merupakan kader yang potensial, ternyata Karso dari PKS tidak siap.

“Proses itu menjadi penyulit Gerindra. Karena untuk mengajukan ke Pak Prabowo menjadi sulit lagi,” kata Mulyadi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon kepada Cirebonpos, Jum’at (12/1).

Masih kata Mulyadi, ada sebuah usulan awal dari PKS untuk Siswandi, kemudian, dinamika awalnya dari PKS. Namun, Gerindra tidak ingin karena Siswandi tidak masuk dalam mekanisme penjaringan. Pada akhirnya, lanjut dia, Gerindra mengeluarkan rekomendasi untuk Siswandi dan Euis, dan ternyata PKS justru tidak mengeluarkan rekomendasi untuk mereka.

“Kita tetap menghormati apapun keputusan PAN dan PKS. Karena maslaah waktu dan jarak, saya memutuskan untuk menyimpan rekomendasi di DPC Gerindra. Fan mempersilahkan PKS dan PAN berkomunikasi,” jelasnya.

Mulyadi menuturkan, usulan PKS ataupun PAN, Partai Gerindra fleksibel untuk mengeluarkan rekomendasi untuk diserhakan di Koalisi Umat. Gerindra sangat merepon keinginan masyarakat Kota Cirebon dan sangat menghormati itu. Karena jarak dan waktu, kata dia, bahkan Gerindra menitipkan dua rekomendasi, dan mempersilahkan PAN dan PKS memutuskan rekomendasi.

“Yang terpenting, harapan masyarakat Kota Cirebon terpenuhi. Koalisi Imat akan tetap dan menjaga kebersamaaan,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai arah Gerindra di Pilkada Kota Cirebon apakah ke Azis ataupun ke Bamunas, Mulyadi menuturkan, Partai Gerindra tetap istiqomah bersama umat. Dimana tidak mengarah ke petahana dan tidak mengarah ke lawan petahana. Pihaknya, akan tetap netral menjalin kebersamaan dengan PKS maupun PAN. Pihaknya akan terus menjaga komitmen dengan PAN dan PKS.

“Kalau PAN dan PKS tidak ke kiri dan ke kanan, Gerindra akan tetap netral. Ya kalau ada salah satu yang mengarah ke salah satu calon, kami akan merespon dengan kajian kami. Gerindra sangat proaktif dan fleksibel memperjuangankan aspirasi masyarakat Kota Cirebon” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Pilih Netral, Ketua DPD Gerindra Pastikan Tetap Bersama Koalisi Umat"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*