Perangi Begal Pantura, Polda Jabar Instruksikan Polres dan Polresta Bentuk Tim Khusus

CIREBON – Maraknya kasus pembegalan motor yang terjadi di wilayah Jawa Barat (Jabar), khususnya dijalur pantura baik itu wilayah hukum Kota ataupun Kabupaten Cirebon. Atas dasar itulah, Kepolisian Daerah (Polda) Jabar menginstruksikan seluruh Polres/Polresta, termasuk Cirebon untuk membentuk tim khusus guna memerangi begal motor.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jabar, Kombes (Pol) Yusri Yunus mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh Polres/Polresta di Jabar untuk membentuk tim khusus untuk memerangi tindak kejahatan C3 (Curas, Curat dan Curanmor).

“Sekarang kita tidak segan-segan memberi tindakan keras. Bahkan dibeberapa daerah sudah ada yang ditembak mati oleh petugas. Kalau mereka melawan tentu kita akan tindak tegas,” ujar Yusri kepada awak media usai menghadiri hari ulang tahun (HUT) Polairud ke-67, Selasa (5/11).

Dirinya menuturkan, kasus begal terakhir petugas telah menembak mati kepada pelaku karena melawan dan membahayakan petugas. Sehingga bisa saja ditembak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan aturan yang ada.

“Meski kita tak berikan perintah untuk tembak di tempat pelaku. Tapi kalau membahayakan petugas bisa saja lakukan tindakan sesuai aturan yang ada,” tuturnya.

Dirinya mengakui, selain di Kabupaten Cirebon, daerah-daerah lainnya yang rawan kejahatan C3 yaitu Bandung, Cianjur dan Karawang. Cirebon juga termasuk daerah yang cukup rawan meski tak se-rawan daerah tadi. Tim khusus tadi dibangun tiga pilar, yaitu TNI, POLRI dan pemerintah daerah.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar berpartisipasi memberikan informasi kepada pihak kepolisian agar bersama-sama bisa memerangi tindak kejahatan, khususnya begal motor yang lagi marak,”  pungkasnya. (CP-06

Be the first to comment on "Perangi Begal Pantura, Polda Jabar Instruksikan Polres dan Polresta Bentuk Tim Khusus"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*