Mahasiswa Desak Batu Bara Ditutup

Foto : CP-02 DEMO LAGI. Mahasiswa yang tergabung dalam Rakyat Penyelamat Lingkungan kembali menggelar aksi desakan penutupan aktivitas bongkar-muat batu bara di pelabuhan.

Foto : CP-02
DEMO LAGI. Mahasiswa yang tergabung dalam Rakyat Penyelamat Lingkungan kembali menggelar aksi desakan penutupan aktivitas bongkar-muat batu bara di pelabuhan.

CIREBON – Mahasiswa yang tergabung dalam Rakyat Penyelamat Lingkungan melakukan aksi long march dari jalan pemuda sampai dengan jalan siliwangi depan gerbang Balaikota Cirebon. Mereka menuntut agar aktivitas bongkar muat batu bara segera ditutup.

Karena dampak lingkungan yang dikibatkan dalam kegiatan tersebut berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar pelabuhan Cirebon. Selain itu pun 70% lebih stok batu bara di Jawa Barat disuplay melalui pantai Cirebon yang mengakibatkan Kota Cirebon kebanjiran batu bara.

Hal itu seperti yang diasampaikan Ibnu Hasanudin selaku koordinator aksi mengatakan, bahwa rakyat Cirebon hanya dijadikan tumbal oleh kepentingan pengusaha batu bara yang barafiliasi bersama Pemerintah. Dimana dalam pantauan dirinya pun banyaknya nelayan yang gulung tikar karena aktifitas bongkar muat batu bara beserta polusinya.

“Jangan mengubur cita-cita generasi penerus yang diakibatkan dari dampak aktivitas bongkar muat batu bara. pemerintah pun harus berani dan tegas mengedepankan nasib masyarakat sekitar pelabuhan,” ungkapnya.

Dalam aksi tersebut, sempat membuat jalan kartini ditutup karena mahasiswa duduk ditengah jalan kartini dan arus lalu lintas pun dialihkan untuk beberapa saat selama berjalannya aksi. (CP-02)

Be the first to comment on "Mahasiswa Desak Batu Bara Ditutup"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*