Lewat Coffee Morning, Pelindo dan KSOP Gandeng Kejaksaan Teken MoU Tentang Pungli

LEMAHWUNGKUK – PT Pelindo II Pelabuhan Cirebon menggelar Coffee Morning bersama Kejaksaan Ngeri Kota Cirebon, Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Cirebon, serta para pengusaha di Pelabuhan Cirebon guna sosialisasi pemberantasan pungutan liar di Aula Kantor PT Pelindo II, Selasa (14/11)

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Arifin Hamid, kepada Cirebonpos mengungkapkan, antara Kejaksaan Negeri dengan PT Pelindo II mengadakan MoU didalam bidang perdata dan tata usaha negara. Didalam MoU tersebut, kata dia, ada sinergitas dimana kejaksaan selaku jaksa pengacara negara memberikan suatu penyuluhan terkait pungutan liar (Pungli) dan apa yang menjadi tugas-tugas didalam wilayah Pelindo. Sehingga pihaknya mengundang semua pihak yang memiliki kepentingan didalam pelabuhan.

“Alhamdulillah, hasilnya sangat positif untuk semua pihak didalam pelabuhan yang selama ini jadi polemik bisa terselesaikan dalam pertemuan ini,” ungkapnya.

Masih kata Arifin, pihaknya sudah sepakat bahwa jika ada pristiwa atau kejadian diwilayah pelabuhan, akan terus mengawal dan menyelesaikan polemik tersebut. Pihaknya juga akan prefentif melakukan tindakan karena memang sudah instruksi presiden dimana selalu melakukan pencegahan pencegahan agar tidak terjadi tindak pidana.

“Sejauh ini, belum ada laporan pungutan liar di Pelabuhan kepada Kejaksaan Negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KSOP Pelabuhan II Cirebon, Supriyono mengatakan, dirinya mengapresiasi kegiatan Coffee Morning di Pelindo tentang pungutan liar ini. Dirinya akan mengingatkan dan mengontrol semua kegiatan di pelabuhan. Dimana, kata dia, jangan sampai melakukan pungutan liar atu perbuatan yang melawan hukum. Pihaknya akan memberikan instruksi kepada bawahan untuk melaksanakan tugas pelayanan secepatnya dan tidak dipungut biaya apapun.

“Semua sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh peraturan pemerintah. Misalnya berapa taif yang dibayarkan atau disetorkan,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT Pelindo II, Solihin mengatakan, pihaknya menegaskan bahwa di pelabuhan sudah ada komitmen untuk bebas dari pungutan liar. Kegiatan ini merupakan suatu hal yang prefentif. Kegiatan ini telah memberikan wawasan serta ilmu, sehingga dalam bekerja bisa lebih tenang karena bagaimanapun juga banyak hal-hal atau peraturan berubah dengan cepat sehingga pihaknya membutuhkan penyegaran semacam ini.

“Apapun yang kita lakukan di Pelabuhan ini baik Pelindo dan pihak lain tetap tidak menerima pungutan liar. Pelabuhan bebas dari pungli,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Lewat Coffee Morning, Pelindo dan KSOP Gandeng Kejaksaan Teken MoU Tentang Pungli"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*