Lelang RPH DKP3 Masih Dalam Kajian ULP

Foto : CP-02 RUMAH POTONG HEWAN. Nampak dari DKP3 mengecek kondisi RPH Ruminansia dan Babi.

Foto : CP-02
RUMAH POTONG HEWAN. Nampak dari DKP3 mengecek kondisi RPH Ruminansia dan Babi.

KEJAKSAN – Untuk rehabilitasi Rumah Potong Hewan (RPH) Babi dan Ruminansia senilai Rp5 miliar, saat ini baru saja masuk kedalam Pokja Unit Layanan Pengadaan (ULP). Hingga saat ini, prosesnya masih dalam tahapan pengkajian oleh tim. Pasalnya, hingga saat ini sedikitnya ada 65 paket lelang yang masuk di ULP untuk infrastruktur dan konstruksi bangunan ada pada daftar tunggu. ULP sendiri mengakui, lelang yang nominalnya besar saat ini yakni untuk RPH dan infrasktruktur jalan Argasunya.

Menurut Kepala ULP, Candra Bima, untuk menggelar proyek Rp5 miliar atas rencana rehab rumah potong hewan di DKP3, pihaknya menginginkan lelang tersebut diselenggaran sehari atau dua hari setelah melakukan kajian proyek terdebut. Saat ini, kata Candra, bahan belum dipegang masih di tim koordinator untuk pelaksanaan lelang RPH ini. Apalagi kata dia, lelang sebanyak itu masih masuk ke dalam daftar tunggu ULP dengan alasan masih memperhitungkan hari libur dan cuti hari Raya Idul Fitri.

“Bahannya belum kami pegang, masih di tim koordinator untuk pelaksanaan lelang RPH ini. Kami berharap bisa segera dilaksanakan,” paparnya.

Adapun saat ini, lanjut dia, tahapan lelang dengan jumlah  65 tersebut yang memiliki nominal tinggi yaitu untuk RPH sebesar Rp5 miliar dan untuk pembangunan infrastruktur jalan Argasunya sebesar Rp4 miliar. Menurutnya, masyarakat bisa melakukan pengawalan atas lelang yang dilakukan oleh ULP dan bisa melakukan pengecekan di LPSE saja.

“Masyarakat bisa melakukan pengawalan atas lelang yang dilakukan ULP ke LPSE saja. Sedikitnya ada 65 lelang dan yang nominalnya tinggi yakni RPH DKP3 dan infrastruktur jalan Argasunya,” ungkapnya. (CP-02)

 

Be the first to comment on "Lelang RPH DKP3 Masih Dalam Kajian ULP"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*