Jelang Pilkada 2018, KPU Sampaikan Syarat Pemilih Harus Miliki E-KTP

Foto : CP-06
Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal Hamdani.

KEJAKSAN – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 mendatang, masyarakat yang boleh memilih calon hanya yang menggunakan KTP Elektronik. Hal itu menjadi syarat utama dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bisa memilih calon dalam Pilkada mendatang. Jika belum punya E-KTP, harus ada keterangan sedang dalam pembuatan dari Disdukcapil bukan Kecamtan maupun Kelurahan. Kecuali untuk Pileg 2019 mendatang, semua harus menggunakan E-KTP dalam menentukan pilihan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon, Emirzal Hamdani kepada Cirebonpos, Minggu (26/3) mengungkapkan, pada pemilihan kepala daerah Kota Cirebon yang akan dilaksanakan pada 2018 sekitar 14 bulan lagi, tepatnya Juni 2018. Salah satu syarat untuk memilih, kata Emir, yaitu masyarakat memiliki KTP Elektronik. Namun, jika masyarakat belum memiliki E-KTP tetapi masih dalam proses pembuatan, masih bisa diperkenankan untuk memilih di TPS yang harus melampirkan surat keterangan proses pembuatan E-KTP yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

“Kalau tidak punya E-KTP, masyarakat harus melampirkan surat keterangan dari Disdukcapil bahwa sedang dalam proses pembuatan untuk bisa memilih calon dalam Pilkada 2018 mendatang,” ungkapnya.

Masih kata Emir, surat keterangan tersebut dikeluarkan oleh Disdukcapil bukan kecamatan ataupun kelurahan. Pihaknya pun menghimbau, bahwa masyarakat yang belum memiliki E-KTP untuk segera membuatnya. Dalam Pilkada 2018, masih diperkenankan melampirkan surat keterangan, akan tetapi, nanti pada saat pemilihan Legislatif 2019 wajib memakai E-KTP. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Disdukcapil terkait peraturan hal tersebut.

“2018 masih bisa menggunakan surat keterangan dari Disdukcapil jika belum mempunyai E-KTP. Pada Pileg 2019 harus menggunakan E-KTP,” ujarnya.

Lebih lanjut Emir menuturkan, pihaknya menghimbau masyarakat untuk secepatnya mengurus E-KTP jika belum punya karena untuk pemutakhiran data pemilih. Dalam Pilkada nanti, kata dia, masyarakat diharapkan untuk cerdas dalam memilih. Karena, lanjutnya, pemilihan secara langsung dan baik buruknya pemimpin yang terpilih pasti masyarakat yang akan merasakan. Dan untuk para pasangan calon dalam memberikan janji, harus lebih realistis karena kalau tidak, akan berdampak antipati bagi masyarakat sendiri. (CP-06)

Be the first to comment on "Jelang Pilkada 2018, KPU Sampaikan Syarat Pemilih Harus Miliki E-KTP"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*