Gelar Festival Wayang Jawa-Bali, Bupati Harapkan Seni Budaya Cirebon Dikenal Seperti Bali

Foto : CP-02
FESTIVAL WAYANG JAWA-BALI. Secara simbolis, Bupati Cirebon menyerahkan sebuah wayang ke salah satu dalang tanda dibukanya festival wayang Jawa-Bali, Sabtu (4/11).

CIREBON – Pagelaran wayang Jawa dan Bali digelar oleh Dinas Budaya, Pemuda, Olah raga dan Pariwisata (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon. Acara yang dilaksanaman di swalayan Ramayana Plered, Sabtu (4/11) dihadiri pula oleh Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, Bupati Tegal, Bupati Banyimas dan Kepala Dinas Disbudparpora Bali, Kepala DKOKP Kota Cirebon. Dalam pagelaran yang berlangsung selama dua hari itu akan menampilkan tujuh dalang yang terdiri dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. Festival Wayang kali ini sebagai bentuk promosi seni dan budaya Cirebon agar bisa diterima masyarakat luas seperti halnya Bali.

Salah satu dalang yang ditampilkan alam pagelaran itu terdapat satu dalang cilik yang berasal dari Kabupaten Cirebon dengan usia 12 tahun dan secara langsung unjuk kebolehannya dalam pembukaan acara tersebut, decak kagum dari para tamu undangan melihat dari kemampuan dalang cilik tersebut dengan lincah memainkan wayang kulit.
“Wayang merupakan seni budaya leluhur khususnya Jawa dan Bali. Dengan diadakannya pegelaran wayang ini sebagai bentuk penghargaan kepada para leluhur yang telah memberikan suatu wejangan kepada masyarakat melalui budaya wayang,” ungkap Bupati Cirebon, DR H Sunjaya Purwadisastra MM MSi yang ditemui seusai membuka acara pagelaran wayang Jawa dan Bali.

Masih kata dia, pada zaman dahulu syiar agama yang dilakukan oleh salah satu dari Wali Songo dilakukan melalui wayang. Sehingga, seni wayang yang ada agar mampu dicermati oleh masyarakat karena banyak nilai positif yang terkandung didalam cerita wayang.

“Untuk seni wayang, belum tentu semua orang bisa memainkannya karena harus mengusai cerita dalam pegelaran wayang,” ujarnya.

Acara ini pun disebutkan Sunjaya, sebagai salah satu bentuk promosi budaya melalui wayang bagi Kabupaten Cirebon. Oleh karena itu, diharapkan seni budaya Cirebon bisa dikenal seperti layaknya budaya Bali. Pihaknya mengaku saat ini sedang merintis untuk memajukan budaya dan dapat diterima diseluruh lapisan masyarakat Indonesia. Bahkan, dengan adanya acara seperti ini dianggapnya sebagai bentuk perhatian pemerintah Kabuoaten Cirebon bagi seniman yang nantinya akan di bina oleh Disbudparpora selaku SKPD yang memiliki job dask tersebut.
“Dengan adanya pagelaran ini, minimal dalam satu desa ada pementasan sekali. Yang menjadi dalang wayang kali ini terdiri dari dalang perwakilan Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Bali. Tercatat juga sekarang ada lebih dari 15 orang dalang cilik yang ada di Kabupaten Cirebon bahkan adapula dalanh cilik dengan umur 4 tahun,” pungkasnya. (CP-02)

Be the first to comment on "Gelar Festival Wayang Jawa-Bali, Bupati Harapkan Seni Budaya Cirebon Dikenal Seperti Bali"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*