Garam Langka, BMKG: Impor Tak Ada Hubungannya dengan Cuaca

Foto : Ist
Petani Garam.

JATIWANGI – Terkait dengan impor garam 75 ribu ton oleh Pemerintah dengan alasan kelangkaan, tentunya dipertanyakan berbagai pihak. Apalagi kelangkaan dan impor garam dikaitkan dengan cuaca, hal itu dibantah oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang mengaku bahwa cuaca cukup bagus dan tidak ada masalah.

Hal ini seperti yang diungkapkan Forecaster BMKG Jatiwangi, Ahmad Faa Izyin yang mengatakan, palingan kalau ada hujan. Dan itu juga cuma hujan ringan, itu juga sehari dua harih ujannya. Karena definisi musim kemarau itu, kata dia, bukan berarti tidak ada hujan sama sekali, masih ada hujan tapi jarang-jarang (1 – 10 hari/dalam sebulan) dan intensitasnya rendah dibawah 100 mm/bulan.

“Cuaca cukup bagus sekarang, siang hari panas, cukup lumayan anginya juga,” katanya.

Masih kata Faa Izyin, sampai saat ini tidak ada hubungannya kelangkaan dan impor garam dengan cuaca. Karena cuaca musim kemarau ini normal dan cukup bagus.

“Tidak ada hubungannya itu impor dan garam langka dengan cuaca. Semua bagus dan normal-normal saja,” paparnya. (CP-03)

Be the first to comment on "Garam Langka, BMKG: Impor Tak Ada Hubungannya dengan Cuaca"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*