Didukung PKB dan Nasdem, Pasangan Lutfi-Qomar Daftar Terakhir ke KPU

Foto : CP-02
RESMI DAFTAR. Pasangan Lutfi-Qomar didampingi Ketua DPD Nasdem dan PKB resmi mendaftarkan diri ke KPU, Rabu Malam (10/1).

CIREBON – Jelang akhir waktu pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati dimana sebelumnya sudah terdaftar 3 pasangan calon yakni pasangan Kalinga-Santy, Sunjaya-Imron dan Rakhmat-Yayat akhirnya pasangan calon Luthfi dan Nurul Qomar mendaftar di KPU pada pukul 22.00 WIB dan beruntung masih mendapatkan tiket dari Nasdem dan PKB menjadi paslon Bupati dan Wakil Bupati setelah dinyatakan lengkap dalam verifikasi berkas dokumen kurang lebih selama dua jam. Tepat pada pukul 00.02 dinyatakan lengkap berkas yang disyaratkan oleh KPU Kabupaten Cirebon. Sehingga, Pilkada 2018 Kabupaten Cirebon akan di ikuti oleh 4 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

“Dinamika politik itu wajar. Dimana selama ini masih dalam batas kaidah politik. Jadi  yang sebelumnya dianggap sebagai partai jomblo tapi sekarang tidak. Karena saya sering melakukan komunikasi politik dengan seluruh partai, namun akhirnya Nasdem yang dulu sempat intens melakukan komunikasi menjadi partner untuk mengarungi Pilkada,” ungkap Ketua DPC PKB sekaligus Calon Bupati Cirebon Luthfi dalam konferensi pers nya, Kamis (11/1).

Masih kata dia, berkenaan dengan ada informasi bila Hanura pun akan merapat, dirinya mengatakan bila terkahir telah berkomunikasi dengan DPP Hanura. Dan pihaknya akan merangkul Hanura untuk membangun Kabupaten Cirebon yang lebih baik. Bahkan, bukan hanya hanura melainkan akan merangkul segala stackholdere untuk membangun bersama.

Masih kata dia, memilih Qomar sebagai Wakiknya karena Qomar memiliki kopetensi kuat di pendidikan. Dimana sebagai dosen  mempunyai pengalaman yang cukup di DPR selama 10 tahun sehingga memiliki pengalaman yang cukup di ruang pemerintahan. Konsep yang akan di bangun yakni dinamai oleh dirinya adalah Cirebon Baru yang harus tanpa jalan berlubang lalu UMR dalam 5 tahun ke depan diharuskan mencapai angka Rp3 juta karena itu ukuran yang jelas sebagai indikator kinerja sebagai kepala daerah.

“Soal sampah yang saat ini berceceran pun menjadi perhatian khusus kami. Maka, Cirebon Baru akan membangun lingkungan yang nyaman tanpa sampah. Jadi, sudah seharusnya Cirebon menjadi beranda depan jabar maka IPM pun harus berada di posisi 10 besar. Dan 5 tahun depan dengan konsep Cirebon Baru masyarakat lebih sejahtera,” jelasnya.

Sementara itu, menurut Qomar yang menjadi Calon Wakil Bupati, ada beberapa calon Bupati yang datang ke rumahnya. Namun, yang masif melakukan hubungan silaturahmi adalah Lutfi karena tingkat keseriusan Lutfi dalam maju di Pilkada sangat terlihat. Hal itu disebabkan karena dimana keseriusan Luthfi dapat diukur dengan komitmen secara pribadi. Maka, ada beberapa konsep yang disepakati dimana Kabupaten Cirebon saat ini bekum memiliki grand design konsep pembangunan. Sehingga Cirebon harus berbasis kelautan, pertanian dan pendidikan karena Cirebon sudah pantas dalam peradaban budaya NKRI.

“Sekarang tingkat IPM masih rendah, sehingga ada tingkat indikator yang harus segera diperbaiki,” tuturnya.

Dirinya pun menceritakan, awalnya Qomar berencana akan maju di legislatif pada tahun 2019 mendatang. Namun, akhirnya dengan segala keyakinan memilih mendampingi  dalam pilkada Kabupaten Cirebon. Ketika ditanya soal dirinya pindah partai dimana sebelumnya menjadi kader Partai Demokrat, Qomar mengatakan, bila hal tersebut sudah biasa dan hubungan dengan Demokrat sampai saat ini masih baik-baik saja.

“Pindah partai wajar,asalkan jangan pindah aqidah. Sekarang saya diusung oleh Nasdem dan sudah di buatkan KTA sebagai bentuk kepastian sebagai kader Nasdem,” pungkasnya. (CP-02)

Be the first to comment on "Didukung PKB dan Nasdem, Pasangan Lutfi-Qomar Daftar Terakhir ke KPU"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*