Didampingi Walikota Azis, Mendag Gelar Sidak Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional

Foto : CP-06
SIDAK. Nampak Mendag RI, Enggartriasto Lukita didampingi Walikota, Nasrudin Azis, Wakil Ketua DPRD, Kadisperindag, Dirut Perumda Pasar gelar Sidak harga bahan pokok di beberapa pasar tradisional, Minggu (31/12).

CIREBON – Memasuki tahun 2018, Mentri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita didampingi oleh Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati, dan Kepala Dinas Perdagangan, serta Direktur Utama Perumda Pasar melakukan inspeksi mendadak ke sejmlah pasar tradisional Kota Cirebon, diantaranya, Pasar Jagasatru, Pasar Kanoman, Mall, serta meninjau hasil pembangunan Pasar Drajat. Hal tersebut dilakukan guna melihat kondisi harga bahan pokok masyarakat pada awal tahun 2018 di Kota Cirebon.

“Walikota meminta saya untuk melihat kondisi harga di akhir tahun 2017 dan awal tahun 2018. Karena turis ke Cirebon meningkat tajam, konsekuwensinya adalah konsumsi bahan pokok meningkat,” ujar Enggar kepada awak media, Minggu (31/12).

Enggar menyebutkan, beberapa waktu yang lalu, walikota pun meminta ke dirinya untuk melakukan operasi pasar. Dirinya bersyukur dengan walikota seperti Azis, karena menjaga betul jangan sampai terjadi lonjakan harga. Dari hasil sidak, kata dia, setelah melakukan operasi pasar berupa beras, bisa dilihat beras medium di bawah HET Rp8.900.

“Kalau ada kualitas beras yang lebih baik lagi sampai dengan harga Rp 9.450, itu oke. Walikota berkeinginan dibawah HET itu sehingga masyarakat Cirebon tidak mengalami kekurangan,” jelasnya.

Masih kata Enggar, harga Bawang Merah turun terlalu jauh dimana pihaknya bersama mentri pertanian untuk menugaskan Bulog membeli Bawang Merah dengan harga yang akan ditetapkan. Kemudian, lanjut dia, Bawang Putih harganya masih bagus dan pihaknya akan tetap menjaga harga itu. Minyak goreng masih dibawah kisaran HET Rp10.200 sampai Rp10.500, kemudian Gula dibawah HET.

“Kalau Cabe musiman dan dalam cuaca seperti ini memang ada batas toleransinya. Cabe Merah Keriting turun, Cabe Merah turun, Cabe Rawit masih oke harganya,” tambahnya.

Kemudian, masih kata Enggar, untuk harga Telor dengan Ayam pada dua minggu lalu, pihaknya mengundang Leyer dan peternak ayam dimana turun harganya terlalu jauh beberapa waktu lalu. Jadi, kata dia, dirinya sudah mengingarkan mereka untuk jangan terlalu tinggi untuk menaikkan, walaupun mereka meminta ini untuk menutup kerugian yang lalu. Pasalnya, kata dia, beberapa bulan mereka menjual dalam kondisi rugi.

“Tolong bisa diterima dahulu, dan Leyer sudah berjanji diawal tahun harga ayam dan telor akan diturunkan,” tuturnya.

Enggar menuturkan, sampai akhir tahun dan awal tahun, pihaknya akan menjaga betul harga bahan pokok di pasaran. Sehingga, semua bisa terkendali dengan baik dan aman yang tidak memberatkan masyarakat. (CP-06)

Be the first to comment on "Didampingi Walikota Azis, Mendag Gelar Sidak Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*