Bahas Solusi Setelah FKN, Walikota Minta Sopri Angkot Tak Demo Lagi

Foto : CP-06
DIALOG. Para sopir angkot yang kembali menagih janji ditemui Walikota bersama Forkopimda meski harus duduk di jalan, Kamis (14/9).

KEJAKSAN РAksi yang dilakukan oleh para supir angkot didepan gedung DPRD dan Balaikota Cirebon berakhir dengan beberapa kesepakatan. Pasalnya, disamping Walikota meminta tidak ada aksi selama jalannya FKN, supir angkot pun meminta kepastian bahwa transportasi online tidak boleh beroperasi selama belum memiliki ijin. Walikota Cirebon bersama Ketua DPRD, Kapolres Ciirebon Kota, Dandim, serta Ditpolair yang menemui para supir angkot memastikan akan  menindaklanjuti aspirasinya setelah FKN selesai.

Walikota Cirebon, Nasrudin Azis mengatakan, dirinya meminta kepada seluruh supir angkot untuk tidak melakukan aksi apapun saat berlangsungnya FKN. Dan dirinya memastikan setelah FKN akan segera berdiskusi untuk mencari solusi terbaik antara transportasi konvensional dan transportasi online.

“Silahkan untuk para supir angkot agar beraktifitas seperti biasa kembali. Karena masyarakat sangat membutuhkan bapak-bapak sekalian, dan setelah FKN kita akan segera berdiskusi mencari solusi terbaik,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota, AKBP H Adi Vivid Agustiadi Bachtiar kepada Cirebonpos mengungkapkan, pihaknya mengaku bersyukur setelah pihaknya berdiskusi dengan perwakilan supir angkot dan Forkopimda telah menyepakati bersama bahwa mulai hari ini sampai hari Selasa, pihaknya meminta kepada teman-teman angkot untuk tidak melakukan aksi kecil ataupun besar. Dengan suasana akrab, pihaknya menyampaikan secara bersama-sama, mereka menyepakati dengan syarat bahw walikota membuat tulisan pernyataan penundaan diskusi sampai Hari Rabu.

“Kita tidak mau lagi audiensi. Karena audiensi cenderung ada emosi, kita akan musyawarah di tempat makan. Sehingga situasi yang sama-sama bisa bertukar pendapat,” ungkapnya.

Adi Vivid juga menyebutkan, sebenarnya ada sinyal bahwa pengusaha angkot ingin beralih ke online, akan tetapi angkotnya tidak laku. Hal tersebut menjadi sinyal yang bagus, akan tetapi memang nanti akan ada kepentingan-kepentingan yang hilang kewenangannya. Angkot tradisional mulai lirik-lirik ingin ke online. Saat nanti berdiskusi akan ada formula yang diterapkan di Kota Ciirebon.

“Ada sinyal bagus untuk melirik ke online, namun kami akan buat formula untuk bisa semua ditampung sehingga menjadi solusi terbaik kedepan,” ujarnya.

Pihaknya memastikan akan bertemu dengan semua pihak baik angkutan konvensional maupun transportasi online secara terpisa. Karena kalau bersama langsung akan ada aksi, pihaknya akan menyerap semua aspirasi dari kedua belah pihak. Pihaknya akan segera bertemu dengan pihak online sehingga jika sudah ada formula pihaknya akan mempertemukan keduanya.

“Kami menghimbau kepada transportasi online sebelum perijinan lengkap untuk tidak beroperasi dahulu,” pungkasnya.¬†(CP-06)

Be the first to comment on "Bahas Solusi Setelah FKN, Walikota Minta Sopri Angkot Tak Demo Lagi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*