Apresiasi Pelayanan, Wagub Sebut RSUD Gunung Jati Bisa Jadi Andalan

Foto : CP-06
KUNJUNGI RUMAH SAKIT. Wagub Jabar, H Dedi Mizwar kunjungi RSUD Gunung Jati Cirebon di dampingi Plh Sekda, Kadinkes, Direktur Rumah Sakit saat kunjungan kerja, Rabu (27/9).

KESAMBI – Wakil Gubernur Jawa Barat, H Dedi Mizwar melakukan kunjungan kerja ke beberapa tempat di Kota Cirebon, salah satunya kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati Cirebon.  Dalam kunjungannya, Dedi Mizwar melakukan pemantauan di beberapa tempat, seperti Cats Lab untuk pengobatan penyakit jantung, ruang pasien Prabu Siliwangi, Poliklinik, dan Pembangunan IGD terpadu. Wagub mengapresiasi pelayanan di RSUD Gunung Jati Cirebon dan bisa diandalkan untuk rujukan se Wilayah Cirebon, bahkan bisa naik kelas menjadi A.

“Pembangunan IGD terpadu di RSUD Gunung jati sangat penting untuk menunjang pelayanan. Jadi, ada bantuan dari provinsi Jawa Barat sebesar Rp20 miliar untuk bangunan tahap pertama dan peralatan Rp10 miliar di tahun ini. Peralatan sudah, dan Rp20 miliar minimal membuat kerangkanya,” ujar Dedi Mizwar usai melakukan monitoring, Rabu (27/9).

Demiz sapaan akrab Dedi Mizwar mengatakan, dirinya berharap pembangunan anggaran untuk IGD bisa terserap secara keseluruhan agar tahun depan bisa mendpaat bantuan kembali. RSUD Gunung Jati menjadi andalan serta rujukan se-Ciayumajakuning. Jadi, kata dia, pantas untuk diberikan perhatian secara khusus untuk pengembangan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita lihat tadi, untuk rawat inap kelas 3 masih ada yang kosong, masih terkendalai dan bagus. Ketika kelas 3 tidak ada bisa dimasukan ke kelas 2, sangat bagus dan tidak ditelantarkan,” ujarnya.

Demiz juga menyebutkan, kedepan, rumah sakit Gunung Jati bisa diandalkan untuk naik ke kelas A, tentunya tenaga medis dan lainnya harus segera dipenuhi. Tidak hanya pemerintah provinsi, pemerintah Kota Cirebon pun memiliki kewajiban membantu, termausk pemerintah pusat yang diperbolehkan membantu.

“Pasien disini memang luar biasa, dan perlu kita dukung terus untuk melakukan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Demiz melihat, sebagaian besar RSUD Gunung Jati masih bangunan lama dan perlu dinaikkan ke atas semua karena area lahan cukup luas 6,4 hektar. Memang cukup luas, kata dia, dan bangunan lama, tetapi ruang terbuka hijau tetap dipertahankan, dan nanti akan menjadi rumah sakit moderen dengan ruang terbuka hijau yang cukup memadai. (CP-06)

Be the first to comment on "Apresiasi Pelayanan, Wagub Sebut RSUD Gunung Jati Bisa Jadi Andalan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*