Anggaran Nadran Tak Kunjung Dicairkan, Warga Rukun Nelayan Ngadu ke DPRD

Foto : CP-06
NGADU KE DPRD. Warga Rukun Nelayan ngadu soal janji anggaran buat Nadran dari Pemkot ke DPRD, Senin (18/9).

KEJAKSAN – Sejumlah Warga Rukun Nelayan merasa kecewa, karena Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) tak kunjung mencairkan anggaran kegiatan untuk Nadran. Sehingga mereka pun mengadu ke dewan atas kekecewaannya tersebut. Mengingat, pelaksanaan pesta laut tersebut tinggal lima hari lagi.

Pesta laut sendiri digelar oleh Warga Rukun Nelayan di tiga wilayah, yaitu Cangkol, Pesisir dan Samadikun pada tanggal 23 September. Namun, hingga saat ini mereka belum menerima anggaran tersebut. Atas hal tersebut, mereka mengancam akan melakukan aksi pada Rabu (20/9) mendatang.

Ketua Rukun Nelayan Samadikun Kota Cirebon, Sofyan mengatakan, pihaknya sangat kecewa atas sikap Pemkot Cirebon melalui DKOKP karena anggaran tidak kunjung dicairkan. Sedangkan waktu pelaksanaan nadran sudah semakin mepet.

“Dulu pemerintah berjanji akan memberikan Rp50 juta rupiah perwilayah untuk pelaksanaan Nadran. Karena memang pemerintah yang menginginkan agar acara Nadran disatukan sehingga lebih meriah, tapi kenyataannya tak ada perhatian,” ungkap Sofyan.

Sofyan menjelaskan, dari anggaran yang dijanjikan pemerintah sebesar Rp 50 juta rupiah perwilayah. Namun pemerintah hanya memberikan Rp15 juta rupiah saja perwilayah untuk wilayah Cangkol, Samadikun dan Pesisir.

“Kami dapat kabar bahwa anggaran Rp15 juta saja tidak ada. Jadi, panitia pada bingung dan kurang ngerti kenapa bisa ga ada anggaran, padahal keinginan pelaksanaan nadran secara bersama-sama itu atas inisiatif pemerintah,” jelasnya.

Padahal dulu, lanjut dia, pemerintah berjanji akan memberikan Rp 200 juta rupiah yang dibagi empat wilayah seperti Cangkol, Pesisir, Samadikun dan Kejawanan dan masing-masing wilayah mendapatkan Rp50 juta rupiah. Nyatanya, kata dia, hanya Rp15 juta saja yang diberikan dan hal itupun tak ada anggarannya.

“Kalau tidak ada anggaran dari pemerintah, maka kami akan swadaya dan melaksanakan Nadran masing-masing. Nadran tak mungkin batal, tapi mungkin seadanya,” tuturnya.

Atas hal itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Jafarudin yang bertemu dengan rukun nelayan tersebut meminta mereka agar tidak melakukan demo, karena kekecewaannya tak kunjung diberikan anggaran. Untuk itu, dirinya berjanji akan mengkomunikasi dengan pemerintah melalui dinas terkait.

“Tidak tahu kapan pencairannya, waktu sudah semakin dekat. Mereka telah kecewa dan marah mengingat waktu pelaksanaan Nadran tinggal sebentar lagi,” katanya.

Maka dari itu, mereka mempertanyakan soal anggaran tersebut yang katanya akan diberikan sebesar Rp 15 juta. Namun sampai hari ini belum mereka terima. Sehingga mereka menuntut Pemkot Cirebon agar segera dicairkan.

“Waktu tinggal satu minggu dan mereka harus DP, seperti wayang dan kesenian lain. Tapi pas ditanyakan tak ada anggarannya. Makanya mereka sangat kecewa,” pungkasnya. (CP-06)

Be the first to comment on "Anggaran Nadran Tak Kunjung Dicairkan, Warga Rukun Nelayan Ngadu ke DPRD"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*