9 Bulan Belum Dibayar, Sub Kontrak DAK Rp96 Miliar Ontrog Kantor DPUPR

Foto : CP-06
ONTROG KANTOR PU. Para Sub Kontrak DAK Rp96 miliar ontrog kantor DPUPR tagih pembayaran, Kamis (10/8).

KESAMBI – Sudah 9 bulan, Sub Kontraktor pekerjaan infrastruktur menggunakan Dana Alokasi Khusus Rp96 miliiar ontrog kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) pagi tadi.

Koordinator Sub Kontraktor Pekerjaan Infrastruktur DAK Rp96 miliiar, Makmuri kepada Cirebonpos, Kamis (10/8) mengungkapkan, tujuan para sub kontraktor ini agar Dinas PUPR segera mencairkan anggaran DAK. Karena sudah 9 bulan lamanya sub kontraktor tidak dibayar oleh main kontraktor akibat anggaran belum dicairkan. Sampai saat ini, pihaknya belum menerima kejelasan pembayaran dan keamanan uangnya seperti apa. Pihaknya menuntut untuk meminta kejelasan kapan akan dibayarkan.

“Tujuan kami hanya itu, dan mohon untuk ada kejelasan dari Dinas PUPR,” ungkpanya.

Masih kata dia, total anggaran yang belum dibayarkan sejumlah Rp14 miliar, yang terbagi pada Dapil 1, 30 sub kon, dapil 2, 12 sub kon, dan dapil 3, 11 sub kon. Pihaknya meminta kejelasan dari Dinas PUPR untuk kapan anggaran bisa diselesaikan dan kapan anggaran sampai kepada para sub kon. Jangan sampai, kata dia, kejadian seperti di kabupaten terulang di Kota Cirebon dimana dengan PT yang sama tidak membayar para sub kontraktor.

“Anggaran yang diserap oleh main kon baru 50 persen. Kalau ke sub kon baru 1-2 persen,” jelasnya.

Makmuri menuturkan, pihaknya baru saja bertemu dengan kepala dinas dan meminta untuk menunggu selama dua minggu untuk penyelesaian pekerjaan serta menunggu dari hasil audit BPK. (CP-06)

Be the first to comment on "9 Bulan Belum Dibayar, Sub Kontrak DAK Rp96 Miliar Ontrog Kantor DPUPR"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*